Pendaftaran
Dukungan

W A    : 0898 999 6464

Telegram : Al-Muayyad
YouTube  : Ayyada TV

IG : almuayyad_solo

Twitter : almuayyad_solo

Online
Kami memiliki 106 Tamu online
Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1941
mod_vvisit_counterKemarin3467
mod_vvisit_counterMinggu ini20866
mod_vvisit_counterBulan ini68372
mod_vvisit_counterTotal4492328
Facebook
Awal

Tradisi Mencium Tangan Kyai


cium tanganMencium tangan para ulama merupakan perbuatan yang dianjurkan agama. Karena perbuatan itu merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada mereka. 
Dalam sebuah hadits dijelaskan:
عَنْ زَارِعٍ وَكَانَ فِيْ وَفْدِ عَبْدِ الْقَيْسِ قَالَ لَمَّا قَدِمْنَا الْمَدِيْنَةَ فَجَعَلْنَا نَتَبَادَرُ مِنْ رَوَاحِلِنَا فَنُقَبِّلُ يَدَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرِجْلَهُ – رَوَاهُ أبُوْ دَاوُد

Artinya :    Dari Zari’ ketika beliau menjadi salah satu delegasi suku Abdil Qais, beliau berkata, Ketika sampai di Madinah kami bersegera turun dari kendaraan kita, lalu kami mengecup tangan dan kaki Nabi s.a.w. (H.R. Abu Dawud).

Selengkapnya ... 

 

NU Solo akan Dirikan LP Ma'arif NU

Lailatul Ijtima' yang diselenggarakan rutin sebulan sekali oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Surakarta pada selasa (5/4) menghasilkan beberapa poin penting untuk segera ditindak lanjuti oleh jajaran pengurus tanfidziyah. Salah satu poin tersebut adalah pembentukan Lembaga Pendidikan Ma'arif NU di kota Surakarta.

Pembentukan lembaga tersebut sangat penting untuk segera diwujudkan mengingat di Solo belum ada satupun lembaga pendidikan dasar hingga menengah atas yang mengatas namakan NU, sehingga muncul kegelisahan tersendiri bagi kalangan orang tua yang notabenenya Nahdliyyin ketika hendak menyekolahkan putra-putrinya. Maka, H Hilmy Sakdullah, SE selaku ketua tanfidziyah berjanji akan memprioritaskan agenda tersebut.

Selengkapnya ...

 

Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Tahun 2011

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Diberitahukan bahwa Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI
akan menyelenggarakan: “Seleksi Calon Peserta Program Beasiswa Santri Berprestasi
(PBSB) Tahun 2011”. Sehubungan dengan itu disampaikan hal-hal sebagai berikut:

    1. Dalam rangka meningkatkan akses pendidikan tinggi dan kualitas pendidikan
        Islam bagi santri berprestasi, Kementerian Agama RI, bermaksud menjaring 
        santri terbaik di kelas III pada Madrasah Aliyah (MA), SMA, SMK, Diniyah Ulya
        (Mu’adalah), dan Pendidikan Kesetaraan Paket C yang diselenggarakan oleh
        pondok pesantren untuk mengikuti program pendidikan tinggi melalui Program
        Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB).
    2. Pendaftaran seleksi akan dimulai pada tanggal 1 s/d 23 April 2011 di Kantor
        Wilayah Kementerian Agama Propinsi se-Indonesia.
    3. Tes seleksi akan dilaksanakan pada tanggal 4 Mei 2011 di 33 Kantor Wilayah
        Kementerian Agama Propinsi.
    4. Dimohon kepada Saudara untuk menginformasikan kepada pimpinan pondok
        pesantren yang ada di wilayah saudara.
    5. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Panitia Seleksi PBSB Direktorat
        Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Ditjen Pendidikan Islam
        Kementerian Agama RI. dengan nomor telepon 021-3811810 atau melalui
        website http://www.pondokpesantren.net atau www.ditpdpontren.com.

Lebih lanjut, silahkan kunjungi situs ini.

 

Kisah Pengemis Yahudi Buta & Nabi Muhammad

Alkisah, di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, “Jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya.”

Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah saw mendatanginya dengan membawakan makanan. Tanpa berucap sepatah kata pun, Rasulullah menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu, sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya itu adalah Rasulullah Muhammad—orang yang selalu ia caci maki dan sumpah serapahi.

Rasulullah saw melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat.

Setelah wafatnya Rasulullah saw praktis tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.

Selengkapnya ...

 

Laptop Untuk Sang Nabi

Tengah malam. Lima belas hari menjelang malam kelahiran Sang Nabi.

 

Kang Sodrun masih belum tertidur. Sepulang tahlilan di rumah tetangga sebelah ia sengaja minum segelas besar kopi pahit untuk menjaga kedua matanya agar tetap melek. Begitulah kebiasaannya bila ingin melakukan banyak hal di malam hari.

 

Kegiatan siang harinya yang selalu dimulai saat subuh sampai menjelang maghrib menjadikan badannya sering kecapekan dan matanya selalu ingin terpejam tiap kali masuk waktu maghrib. Tapi Kang Sodrun tak bisa menurutinya karena selepas maghrib dan isya masih ada tugas rutin yang mesti ia lakukan hingga menjelang pukul sembilan. Bila setelahnya masih ada pekerjaan lain yang mesti diselesaikan, maka kopi pahit lah satu-satunya cara Kang Sodrun menopang matanya agar tak terpejam sebelum tengah malam. Bahkan kalau perlu hingga subuh datang.

 

Sampai dini hari ini kopi pahit itu benar-benar mampu menopang matanya tetap melek.

Selengkapnya ...

 

Jadwal 12 malam Jamuro

jamuro

  1. Kamis, 3 Februari: PP. Al-Manshur, Popongan, Klaten.
  2. Jum'at, 4 Februari: RM. Bebek Goreng Pak Slamet Kartasura.
  3. Sabtu, 5 Februari: Masjid Baabussalam, komplek Kantor PLN Purwosari Surakarta.
  4. Ahad, 6 Februari: Gedung UNU Mojosongo.
  5. Senin, 7 Februari: Masjid Agung Surakarta.
  6. Selasa, 8 Februari: Depan PP. Al-Muayyad Surakarta.
  7. Rabu, 9 Februari: The Sunan Hotel.
  8. Kamis, 10 Februari: Lapangan. Ex. Atrium Solo Baru.
  9. Jum'at, 11 Februari: Masjid Nurul Hikmah, Ngringo, PALUR.
  10. Sabtu, 12 Februari: Masjid Tegalsari.
  11. Ahad, 13 Februari: Kantor PCNU Surakarta.
  12. Senin, 14 Februari: Pendapi Ageng Balaikota Surakarta.
 

Mbah Dur Tegalrejo Meninggal Dunia

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun.

Kita semua kehilangan salah seorang tokoh yang menjadi tauladan. Seorang tokoh Ulama kharismatik, Kiai Haji Abdurrahman Chudlori (Mbah Dur) yang juga pengasuh Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo Kabupaten Magelang ini, dikabarkan meninggal dunia pada siang tadi, Senin (24/1).

KH Abdurrahman Chudlori sempat duduk sebagai anggota Syuriah PBNU itu meninggal dunia di Rumah Sakit Lestari Raharjo Kota Magelang, Jawa Tengah. Beliau wafat dalam usai 67 tahun, karena menderita sakit paru-paru.

Adik kandung almarhum, Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) mengatakan, dalam sepekan terakhir almarhum menjalani perawatan di RS Lestari Raharjo dan meninggal sekitar pukul 12.45 WIB di rumah sakit tersebut. Dia memaparkan, rencananya jenazah akan dimakamkan pada Selasa, 25 Januari 2011 pukul 11.00 WIB, di makam keluarga di kompleks Ponpes API Tegalrejo.

Kami segenap Keluarga Besar Al-Muayyad, turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapatkan tempat yang mulia disisiNya. Amiin.

 
Artikel Lain...

<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL