|
Jenggot, Celana Cingkrang dan Cadar dalam Perspektif Syariah |
|
Pada suatu ketika seorang sahabat mengunjungi Nabi SAW dengan memakai baju yang jelek.” Rasul SAW lalu bertanya, “Apakah engkau memiliki harta? Ia jawab, “Iya”. Rasul SAW bertanya lagi, “Dari mana harta itu kau peroleh?” Ia menjawab, “Allah SWT telah memberikanku (harta berupa) unta, kambing, kuda dan budak” Rasul SAW kemudian bersabda, “Jika Allah SWT memberimu harta, maka tampakkanlah bekas (hasil/manfaat) nikmat dan kemurahan Allah SWT yang diberikan kepadamu itu” (HR. Abu Dawud)
Suatu ketika rasul bersabda kepada para sahabatnya, ”Tidak akan masuk surga seorang yang di hatinya terdapat sifat riya”. Kemudian ada yang bertanya tentang seorang yang memakai pakaian yang indah, sandal yang mewah dan surban yang mahal. Apakah orang itu telah riya karena berpenampilan melebihi yang lainnya. Rasul SAW kemudian menjawab, ”Belum tentu, karena Allah SWT itu indah dan senang pada keindahan. Yang dimaksud riya adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia. (HR. Bukhari Muslim)
Beberapa hadits ini menjadi bukti bahwa Rasulullah SAW sangat mendambakan umatnya untuk tampil dan terlihat indah, rapi dan bersih. Memperhatikan penampilan sehingga tidak ada halangan banginya untuk dapat bergaul dengan semua kalangan masyarakat. Yang barakibat terjaganya citra agama Islam sebagai agama yang bersih dan anggun. Selengkapnya ... |
|
Dalil / Hukum pandangan islam tentang tato dan menghilangkannya |
|
Ditulis oleh al-muayyad
|
|
Minggu, 31 Januari 2010 23:49 |
|
Mengenai Tato ini, merupakan dosa besar karena Tasyabbuhan bilkuffar (meniru niru adat orang non muslim tanpa manfaat tertentu). dan pula Tato menghalangi kita dari air wudhu atau air Mandi besar, maka tidak sah lah wudhu kita dan mandi junub kita. Maka tak sah pula shalat kita dan seluruh ibadah kita.
Maha Suci Allah swt yg memilihkan kita Syariah yg terlembut dan sempurna, Syariah Muhammad saw. SELENGKAPNYA ... |
|
|
Teks Arabic Khotbah Jumat |
|
Ditulis oleh al-muayyad
|
|
Minggu, 31 Januari 2010 23:42 |
|
?????????? ????? ???????? ???????????????????????????? ??????????????? . ??????????????? ???????? ?????????? ???????? ????????????? . ???????????? ??????? ??????????? ??????? ???????? ???? ???? ????? ????????????? ?????????? ??? ??????????????? ??????? ????????????????????? ???????????? ????????????????????? ????????? ???????????????? . ??????????? ????? ????? ?????????? ????????? ??????? ?????????? ???????????? ????????????????????????? . |
|
Selengkapnya ...
|
|
TATA CARA PELAKSANAAN SHALAT SUNAT LIDAF'IL BALA PADA RABU TERAKHIR BULAN SHOFAR |
|
Ditulis oleh al-muayyad
|
|
Rabu, 27 Januari 2010 13:49 |
|
Sholat Sunat Lidaf'il Bala Rabu Terakhir bulan Shofar pada tahun ini dilaksanakan pada tanggal 10 Pebruari 2010. dilaksanakan pada pagi hari setelah sholat Isyraq, Isti'adzah dan Istikharah. Pelaksanaan sholat sunat Lidaf'il Bala diambil dari keterangan yang tercantum dalam kitab al-Jawahir al-Khomsi halaman 51-52. dilaksanakan pada pagi hari Rabu terakhir bulan Shofar, sebanyak 4 rakaat 2 kali salam. Niatnya : Setiap rakaat ba'da fatihah membaca : - Surat al-Kaustar 17 kali, - Surat al-Ikhlash 5 kali, - Surat al-Falaq dan an-Nas masing-masing 1 kali
|
|
Selengkapnya ...
|
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
|
|
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL |