Dukungan

W A : 0898 999 6464

Telegram : Al-Muayyad
YouTube: Ayyada TV

IG : almuayyad_solo

Twitter: almuayyad_solo

Online
Kami memiliki 22 Tamu online
Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1100
mod_vvisit_counterKemarin1015
mod_vvisit_counterMinggu ini6705
mod_vvisit_counterBulan ini4658
mod_vvisit_counterTotal13467408
Facebook
Awal Ngaji Artikel
Ngaji
ADAB MURID DENGAN GURU & GURU DENGAN MURID ( "MENURUT ULAMA" & REALITASNYA DI ERA MILINEAL )
Ditulis oleh mustain   
Senin, 13 September 2021 08:09

Banyak sekali kisah bagaimana kaum muslimin sangat dianjurkan mengedepankan adab dalam menuntut ilmu, dan keberkahan adab mampu membangun karakter kepribadian yang Sholih.


Para ulama pun selalu mengingatkan akan pentingnya dan utamanya kisah ADAB.

Berikut pendapat para Ulama :

Sayyid Muhammad bin ‘Alawi al Maliki, berkata :

“Aku murka terhadap penuntut (ilmu) yang tidak menghormati ustadznya, meskipun ustadz tersebut adalah temannya sendiri.”

Al Imam an Nawawi, berkata :

“Seyogyanya bagi seorang pelajar tawadhu kepada gurunya dan menjaga tata krama ketika bersamanya, meskipun gurunya tersebut lebih muda, tidak begitu terkenal, nasabnya lebih rendah dan (mungkin) keshalehannya kalah dengan muridnya. Dengan tawadhu, niscaya ilmu akan ia dapatkan.”

Imam An Nawawi juga berkata :

Selengkapnya ...
 
Tak Mampu Melihat Nabi Karena Kurang Adab
Ditulis oleh mustain   
Senin, 13 September 2021 07:58

Memuliakan pendahulu ( orang yang lebih senior ) dan beradab kepada mereka adalah perintah Nabi Muhammad SAW sebagaiman tertuang didalam sabda Nabi:

قَالَ النَّبِيُّ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ-: “لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيرَنَا وَيُوَقِّرْ كَبِيرَنَا“(رواه الترمذي )

Artinya : “Tidak termasuk dari ( golongan ) kami orang yang tidak mencintai anak kecil dan tidak menghormati ( beradab ) kepada orang yang dewasa.”

Maka menjadi kebiasaan ulama terdahulu mereka mendahulukan belajar adab daripada belajar ilmu itu sendiri.

Imam Ibnu Jauzi didalam karyanya Kitab berjudul Ghoyatun Nihayah Fi Tobaqatil Qurro’ juz 1 halaman 446 mengatakan bahwa :

الإمام عبدالله بن المبارك رحمه الله: “طلبت الأدب ثلاثين سنةً, وطلبت العلم عشرين سنةً, وكانوا يطلبون الأدب قبل العلم
Artinya :
“Imam Abdullah bin Mubarok rahimahullah mengatakan, “Aku belajar adab 30 tahun, dan kemudian baru belajar ilmu 20 tahun. Mereka ( para ulama terdahulu ) mempelajari adab sebelum mencari ilmu.”

Selengkapnya ...
 
BAHAYA BACA AL-QURAN TIDAK TARTIL
Ditulis oleh mustain   
Kamis, 09 September 2021 20:31

 

Al-Imam 'Ali bin Abi Thalib radhiyaahu 'anhu berkata tentang firman Allaah Ta'ala:

*وَرَتِّلِ ٱلۡقُرۡءَانَ تَرۡتِیلًا*

"Dan tartilkanlah Al-Quran se-tartil-tartilnya..."

*الترتيل هو تجويد الحروف و معرفة الوقوف*

"Tartil artinya mentajwidkan huruf dan memahami kaidah waqaf."

Tajwidul huruf maknanya membaguskan pengucapan huruf demi huruf di dalam Al-Quran, sesuai dengan makhrajnya, memberikan haknya berupa sifat-sifatnya dan mustahaknya, merealisasikan hukum-hukum tajwid dengan sempurna tanpa berlebihan dan lembut pengucapannya tanpa asal-asalan.

Selengkapnya ...
 
Kisah Juraij dan Bayi Ajaib
Ditulis oleh al-muayyad   
Rabu, 08 September 2021 15:48

Nama Juraij ini pernah disebutkan Rasulullah SAW dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Abu Hurairah RA: “Tidak seorang pun yang dapat berbicara ketika masih dalam ayunan (bayi) kecuali tiga orang, yaitu Isa bin Maryam, bayi di masa Juraij, dan bayi yang lain.

Tentang kisah Nabi Isa yang dapat berbicara, termaktub dalam Al-Quran. Sedangkan Kisah mengenai bayi yang dapat berbicara di masa Juraij ini, di antaranya diterangkan dalam kitab Ar-Risalah Al-Qusyairiyah.

Juraij sendiri merupakan seorang ahli ibadah di kalangan Bani Israil . Dia mempunyai seorang ibu . Suatu hari ibu Juraij memanggil Juraij, ketika ia tengah mengerjakan shalat.

"Wahai Juraij," Ibunya memanggil Juraij.

Mendengar ibunya memanggil, di dalam hati Juraij berkata. "Ya Tuhan, apakah saya mengerjakan shalat akan lebih baik ataukah saya harus mendatangi ibu?" gumam Juraij.

Akan tetapi, Juraij lebih senang meneruskan shalatnya. Ibunya memanggilnya lagi dan Juraij hanya menyahut dalam hati sebagaimana jawaban semula. Setelah itu dia kembali melanjutkan shalatnya.

Selengkapnya ...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL